Otopedia

Kaca depan mobil atau windshield adalah bagian penting dari mobil karena berhubungan langsung dengan visibilitas saat mengendarai mobil. Jika diperhatikan, sekeliling kaca depan terlihat pola berwarna hitam bintik-bintik mengelilingi kaca. Bagian atau bintik tersebut disebut frit.

Frit merupakan kunci bagaimana menempelkan kaca depan ke bodi. Kaca merupakan bahan yang sulit untuk ditempelkan dengan material lain. Kaca depan sendiri terbuat dari kaca safety berbahan khusus. Permukaannya tidak akan mudah menempel pada lapisan besi pada frame bodi. Untuk itulah perlu adanya frit. Frit tersebut akan dipanaskan untuk menempelkan kaca depan ke bodi mobil, begitu juga bintik-bintik hitam yang mengelilinginya. Fungsi utama frit adalah untuk memberikan permukaan yang membuat perekat menempel ke kaca. Ketika akan dipasang kaca depan, frit berperan sebagai titik temu antara kaca dan bingkainya. Permukaan frit bisa membuat perekat menempel dengan efektif sehingga kaca dan frame bisa menyatu, frit ini memiliki peran yang sangat penting pada sistem kaca depan modern.

Fungsi Lain Frit

Selain membantu saat pemasangan, frit juga berfungsi sebagai pelindung radiasi sinar ultraviolet. Bagian luar frit melindungi perekat agar tidak terkena sinar matahari langsung. Bagian tersebut akan melemah bila secara terus menerus terpapar sinar matahari langsung, yang tentu berpotensi membuat kaca depan terlepas dengan sendirinya.

Efek bintik-bintik yang mengecil ke arah dalam memberikan kesan transisi yang lebih menarik dari bingkai hitam frit ke kaca depan yang transparan. Bintik-bintik tersebut memberikan efek penghalang sinar matahari juga meskipun hanya sedikitPola bintik tersebut juga diperluas dari atas ke bawah di antara dua sun visor untuk membuat semacam “visor ketiga”. Bagian tersebut mampu mengurangi silau akibat sinar matahari yang tidak bisa tertutupi oleh dua visor utama. Dengan begitu, penglihatan pengemudi dan penumpang tidak akan terhalau. 


image-iklan