Otopedia

Muffler merupakan bagian seperti tabung berukuran cukup besar yang berada di bagian belakang knalpot mobil.

Fungsi muffler sebagai peredam suara dari gas buang sebelum dikeluarkan melalui pipa exhaust 

Dari proses pembakaran yang dikeluarkan melalui exhaust manifold akan menghasilkan gas buang dengan tekanan udara dan suhu yang cukup tinggi.

Suhu dan tekanan yang tinggi membuat udara gas buang mengembang cukup cepat sehingga menghasilkan suara yang keras sampai ke bagian muffler.

Di bagian dalam muffler terdapat sekat dan pipa jalur gas buang yang berliku untuk memutar udara gas buang saat masuk ke dalam

Selain itu pipa jalur gas buang di dalam muffler dibuat seperti lubang-lubang kecil untuk memecah aliran udara saat berputar di dalam muffler.

Proses ini dimaksudkan sebagai peredam dengan mereduksi tekanan udara gas buang yang terlalu besar dari proses pembakaran.

Sehingga suara yang keluar dari pipa exhaust jadi lebih senyap karena tekanan udara lebih rendah


Gejala kerusakan knalpot mobil dapat dideteksi dari:


Suara

Suara knalpot standar mobil yang normal akan terdengar halus dan sedikit ngebas ketika gas diinjak.

Gejala kerusakan knalpot mobil yang bocor biasa terdengar dari suaranya. Suara knalpot bocor akan lebih berisik dari biasanya karena gas di dalam knalpot akan saling bertabrakan.


Kurang tenaga

Karena tidak sempurnanya pembuangan gas sisa pembakaran akibat knalpot bocor, mobil akan kehilangan tenaga.

Selain itu, konsumsi bbm akan menjadi lebih boros daripada biasanya karena kebocoran knalpot akan menyebabkan mesin tidak beranjak dari putaran rpm yang rendah.


Bau di kabin

Gas sisa pembakaran knalpot menyemburkan zat-zat berbahaya, namun zat berbahaya tersebut biasanya mengeluarkan bau yang menyengat dan dapat tercium. Jadi jika tercium bau-bau aneh di kabin bisa merupakan indikasi kerusakan knalpot.


Usia

Semua komponen dan suku cadang yang menempel pada mobil memiliki batas usia, termasuk knalpot.

Knalpot berbahan besi biasanya lebih rentan atau usianya lebih pendek akibat korosi. Apalagi jika sering terkena air, jarang dibersihkan, atau jika tinggal di area pantai atau dekat dengan hawa laut.


Warna asap

Beberapa warna asap yang dapat mengindikasikan gejala kerusakan knalpot.

Asap putih terlihat tebal dan pekat itu berarti terjadi masalah cukup besar pada mesin. Penyebabnya ada oli yang masuk ke ruang bakar dalam jumlah signifikan. Ini terjadi karena kebocoran pada seal klep atau ring piston sudah parah.

Jika yang keluar adalah asap warna kebiruan, tandanya ada sedikit oli yang terbakar di dalam mesin.

Penyebabnya kemungkinan ada masalah pada had gasket antara silinder head dengan blok mesin atau biasa disebut blown gasket. Penyebab lainnya adalah katup sil atau ring piston yang telah aus dan oli pun menjadi bocor.

Penyebab lainnya, jika mobil dilengkapi turbo, asap ini menandakan bahwa blower dari turbo mobil harus diganti.

Asap warna abu-abu menandakan katup Positive Crankcase Ventilation (PCV) macet. Penyebabnya mirip dengan asap warna biru, asap warna abu-abu juga disebabkan karena kinerja turbo yang buruk dan juga pembakaran oli yang bocor.

Sedangkan jika asap knalpot hitam hitam biasanya disebabkan oleh pembakaran bahan bakar tidak sempurna shingga ada sisa pembakaran keluar melalui knalpot.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap konsumsi bbm yang bisa lebih boros dan dapat mengurangi performa mesin.


Tips perbaikan knalpot

Jika sudah terdeteksi gejala kerusakan knalpot, langsung saja bawa mobil ke bengkel.

Jika bocor pada knalpot belum parah, bisa dilakukan pengelasan untuk menambalnya. Untuk kerusakan dan kebocoran parah, sebaiknya dilakukan penggantian pipa atau bagian knalpot yang bocor.

Kondisi ini sangat berpengaruh terhadap konsumsi bbm yang bisa lebih boros bahkan hingga dua kali lipat dibandingkan kondisi normal dan dapat mengurangi performa mesin.


image-iklan