Otopedia

Tentang

Fungsi Cooling Fan adalah komponen yang berfungsi untuk membantu proses pendinginan mesin. Kipas pendingin ini menghembuskan udara ke mesin sebagai bantuan pendinginan mesin dari sistem radiator Ada dua jenis kipas pendingin di mesin mobil, yaitu kipas mekanis dan kipas elektrik. Jenis ini masih dibagi lagi menjadi dua, yaitu kipas full mekanis dan kipas dengan mengunakan viscous kopling atau viscous fan. Perbedaan kipas radiator mobil konvensional dan elektrik terletak pada bagaimana kipas tersebut menyala. Kipas radiator konvensional akan menyala ketika mesin dinyalakan dan mengikuti putaran mesin mobil. Sedangkan kipas radiator elektrik akan menyala ketika sensor temperatur (switch temperatur) membaca mesin membutuhkan pendinginan untuk menurunkan suhu

Gejala kerusakan

- Fan Belt Kipas Radiator putus.

- Visco Fan rusak - Sekring Kipas putus

- Motor kipas pendingin rusak

- Fan Controller Unit rusak

- Sensor Temperatur rusak


Penyebab

- Penyebab kipas radiator mobil mati yang pertama adalah putusnya fan belt (tali kipas) yang biasanya terjadi pada jenis kipas radiator konvensional. Fungsi dari fan belt sendiri adalah penghubung sekaligus penggerak dari mesin menuju kipas yang akhirnya membuat kipas berputar

- Penyebab kipas radiator mobil mati yang kedua adalah rusaknya Visco Fan. Viscous Fan CLutch Oil atau biasa disebut Visco Fan adalah kipas yang menggunakan oli/minyak untuk mengatur kecepatan kipas. Visco Fan sangat tergantung pada putaran mesin. Cara kerjanya adalah, jika suhu mesin rendah maka Visco Fan akan mengalami slip sehingga putaran kipas tidak terlalu tinggi. Sedangkan jika suhu temperatur mesin tinggi, makan Visco Fan akan berputar sangat tinggi. Jika Visco Fan rusak, maka putaran kipasnya tidak akan beraturan.

- Kabel Konektor Kipas Radiator Elektrik putus

- Penyebab kipas mobil mati adalah putusnya kabel konektor sehingga tidak ada arus listrik untuk menyalakan dinamo kipas. Ada banyak penyebab konektor atau kabel rusak, mulai dari soket yang rusak, kabel yang terjepit, kabel digigit oleh binatang, kabel yang sudah usang dan hal lainnya.

- Penyebab lainnya adalah karena putusnya sekring. Sekring berfungsi sebagai pengaman untuk mencegah arus listrik berlebih masuk ke dalam rangkaian. Jika ada listrik berlebih yang masuk, maka secara otomatis sekring akan putus

- Tidak berfungsinya Kipas mesin dapat diakibatkan karena motor kipas mengalami kerusakan

- Juga yang menjadi penyebab kipas radiator mesin mati adalah pengontrol kipas (Fan Controller Unit) yang rusak. Beberapa kendaraan menggunakan komponen ini sebagai unit pengatur putaran kipas radiator. Ketika komponen ini rusak, maka otomatis kipas radiator mati dan tidak berputar

- Jika Sensor Temperatur maka komponen tidak dapat mengirimkan sinyal menuju ECU (Electric Control Unit) untuk menyalakan kipas pendingin atau menonaktifkan secara otomatis sesuai kebutuhan suhu


Tips

- Lakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi Fan Belt kipas, bila terlihat karet kering dan mulai pecah-pecah sebaiknya diganti dengan yang baru

- Bila Visco Fan putarannya mulai terlihat tidak normal, sebaiknya mobil dibawa ke bengkel untuk dilakukan penggantian. Atau bila masih memungkinkan dapat meminta pihak bengkel untuk mengganti oli Visco nya

- Pada Kipas elektrik bila didapati masalah pada konektor kabel Kipas putus, Motor kipas rusak / mati, Control Unit rusak maka sebaiknya menghubungi mekanik untuk datang servis atau membawa onderdil pengganti untuk komponen tersebut. Dalam kondisi kerusakan-kerusakan tersebut sangat tidak dianjurkan untuk menyalakan mesin apalagi jarak jauh karena bersiko over heat (temperatur tinggi) pada mesin, yang dapat berakibat fatal pada kondisi mesin.

- Bila diketahui Kipas Pendingin tidak berfungsi / mati akibat Sekring putus maka segera lakukan penggantian dengan sekring pengganti

image-iklan